UMKM Muda dan Perempuan Dapat Pelatihan Digital Melalui “Pojok Digital”

Tangerang, 03 Maret 2025 – Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, bekerja sama dengan BRI Research Institute, baru-baru ini meluncurkan proyek “Pojok Digital” yang bertujuan untuk meningkatkan akses digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di kalangan perempuan dan pemuda. Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Akses Digital (DAP) yang dirancang untuk memberdayakan UMKM melalui pelatihan keterampilan digital yang dapat membuka peluang besar dalam mengembangkan bisnis di era ekonomi digital.

Anton Hendranata, Direktur BRI Research Institute, mengungkapkan antusiasmenya mengenai proyek ini, menyatakan bahwa akses digital berfungsi sebagai katalisator penting bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, khususnya bagi UMKM mikro. “Kami sangat antusias untuk melaksanakan program ini, yang diharapkan dapat membuka potensi UMKM Indonesia agar dapat berkembang dalam ekonomi digital,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Gubernur DIY Ajak HIPMI Terdepan dalam Transformasi Digital

Program ini memiliki tujuan jangka panjang untuk mendukung pelaku usaha perempuan dan pemuda ultra mikro dan mikro dengan menyediakan pelatihan keterampilan digital. Keterampilan tersebut meliputi pencatatan keuangan digital, pengelolaan transaksi keuangan melalui pembayaran digital atau dompet digital, serta pemasaran produk melalui platform e-commerce.

Sebagai bagian dari proyek ini, Learning Management System (LMS) juga akan dikembangkan. Platform ini akan menyediakan akses kepada beragam sumber daya untuk mendukung pemberdayaan literasi digital, sehingga para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing mereka di pasar global. Fase pertama dari program ini telah dilaksanakan dengan sukses di Jawa Barat dan Lampung, dengan melibatkan 500 perempuan dan pemuda UMKM yang telah menerima pelatihan dalam literasi digital serta pendirian tujuh Pojok Digital di dua provinsi tersebut.

Baca juga: UMKM Wajib Tahu Manfaat Sertifikasi Merek HKI

Salah satu peserta program, Melly Yanti, yang mengikuti pelatihan Digital Empowerment Women & Youth MSME, menjelaskan manfaat akses digital bagi pengembangan bisnis. “Kegiatan pelatihan ini sangat fokus pada manajemen keuangan digital dan bagaimana digitalisasi bisa sangat penting untuk pengembangan usaha,” ungkap Melly.

Acara pembukaan proyek ini dilaksanakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dipilih karena memiliki potensi UMKM lokal yang sangat besar. Lombok dikenal dengan kerajinan tangan, makanan, minuman, dan paket wisata, yang merupakan produk unggulan dari pelaku UMKM setempat. Dengan adanya “Pojok Digital,” diharapkan para pemilik usaha lokal di Lombok dapat memaksimalkan potensi mereka dalam mendapatkan manfaat dari ekonomi digital.

Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas akses digital dan memperkuat ekosistem bisnis di Indonesia. Melalui pelatihan dan pendampingan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah diharapkan dapat berkembang, beradaptasi dengan perubahan zaman, dan bersaing lebih efektif di pasar digital yang semakin kompetitif.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img