Tangerang, 02 Mei 2026 – Pameran dan forum internasional Indo Waste & Recycling 2026 Expo & Forum terus memperluas jangkauan kolaborasi global sebagai bagian dari komitmennya mendukung transformasi pengelolaan sampah di Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif tim Indo Waste & Recycling dalam berbagai platform industri internasional, termasuk pameran teknologi lingkungan dan energi hijau di Korea Selatan yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan mempererat kemitraan strategis, membuka peluang investasi, serta memperkenalkan potensi besar pasar pengelolaan sampah Indonesia kepada pelaku industri global.
Upaya ini sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia yang semakin serius dalam membenahi sektor pengelolaan sampah nasional. Pemerintah menempatkan isu ini sebagai prioritas nasional yang membutuhkan percepatan penanganan secara terintegrasi, mulai dari pengurangan sampah di hulu, pengolahan di hilir, pengembangan teknologi waste-to-energy, hingga penguatan kapasitas pemerintah daerah serta keterlibatan aktif sektor swasta.
Baca juga: Bandung Jadi Sorotan, IndoBuildTech Expo 2026 Hadirkan Inovasi Konstruksi Terbesar di Jawa Barat
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya percepatan pengelolaan sampah sebagai agenda strategis nasional. Ia menyampaikan bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Indonesia harus mampu mengendalikan persoalan sampah secara menyeluruh di berbagai wilayah. Pernyataan ini menegaskan urgensi hadirnya solusi konkret dan inovatif yang mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah di tengah pertumbuhan volume limbah, khususnya di kawasan perkotaan.
Menjawab momentum tersebut, Indo Waste & Recycling 2026 hadir sebagai platform strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri untuk bertukar wawasan, memperkenalkan teknologi terbaru, serta membangun kolaborasi lintas sektor.
Memasuki penyelenggaraan ke-16, Indo Waste & Recycling akan digelar pada 11–13 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dan berlangsung bersamaan dengan Indo Water, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex, serta IISMEX (Indonesia International Smart City Expo & Forum). Konsep penyelenggaraan terintegrasi ini memungkinkan terciptanya sinergi antarindustri guna menghadirkan solusi pembangunan berkelanjutan yang lebih komprehensif.
Baca juga: FOMBEX Bandung 2026 Dorong Pertumbuhan Industri Ibu dan Anak
Pertumbuhan pameran ini juga menunjukkan tingginya minat pasar terhadap sektor pengelolaan limbah dan daur ulang di Indonesia. Pada edisi 2025, acara ini sukses menghadirkan 620 exhibitor dari 26 negara dengan 12 paviliun internasional. Untuk tahun 2026, target partisipasi meningkat menjadi 700 exhibitor dari 30 negara serta diharapkan menarik 17.000 pengunjung profesional dari berbagai sektor industri.
Sebagai salah satu pionir penyelenggara pameran internasional di Indonesia, PT Napindo Media Ashatama (Napindo) terus berkomitmen menjadi jembatan strategis yang mempertemukan pelaku industri global dengan peluang bisnis potensial di Indonesia. Melalui Indo Waste & Recycling 2026, Napindo optimistis dapat mendorong percepatan adopsi teknologi lingkungan dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah nasional menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.


