Tangerang, 27 April 2026 – MoreFood Expo 2026 dipastikan akan digelar pada 7–10 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, sebagai ajang pameran industri makanan dan minuman (F&B) yang menghadirkan pengalaman eksplorasi terintegrasi bagi pelaku usaha maupun pengunjung umum. Pameran ini akan menjadi ruang strategis untuk menemukan berbagai produk, inovasi terbaru, hingga akses rantai pasok global dalam satu lokasi.
Dalam beberapa waktu terakhir, industri F&B menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat dinamika global yang berdampak langsung pada rantai pasok. Gangguan distribusi bahan baku hingga kebutuhan dasar seperti kemasan plastik mendorong pelaku usaha untuk lebih adaptif dalam mencari alternatif pemasok, teknologi produksi, serta mitra bisnis lintas negara.
Baca juga: Pop Up Store Kobe 2026 Dorong Ekspor Fesyen Indonesia Tembus Rp17 Miliar
Menjawab kebutuhan tersebut, MoreFood Expo 2026 hadir sebagai hub bisnis yang mempertemukan pemasok global dengan buyer di Indonesia maupun Asia. Pameran ini akan menghadirkan lebih dari 1.200 exhibitor lokal dan internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi distribusi bagi pelaku usaha. Sejumlah exhibitor internasional juga disebut datang dengan keseriusan tinggi untuk menjajaki pasar Indonesia, termasuk mencari distributor, reseller, hingga partner bisnis yang sesuai.
Menariknya, MoreFood Expo 2026 akan digelar bersamaan dengan Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) dan Cafe & Brasserie Expo (CBE). Kolaborasi tiga pameran ini diproyeksikan mampu menarik hingga 30.000 pengunjung selama empat hari pelaksanaan. Sementara itu, MoreFood Expo sendiri menargetkan sekitar 15.000 pengunjung, yang didominasi pelaku industri.
Tidak hanya menjadi tempat transaksi dan promosi, MoreFood Expo 2026 juga menawarkan pengalaman interaktif melalui berbagai program unggulan, seperti business matching, hosted buyer program, peluncuran produk terbaru, workshop dan diskusi industri, live cooking demo, hingga area inspirasi yang menghadirkan wawasan tren industri makanan dan minuman.
Pameran ini mendapat dukungan luas dari berbagai institusi pemerintah, asosiasi, hingga organisasi industri seperti Kementerian Pariwisata RI (Wonderful Indonesia), BRIN, MUI, HIPMI, GAPMMI, GPHRI, PPJI, ALI, hingga Packaging Development Federation (PDF). Dukungan ini menunjukkan besarnya perhatian pemangku kepentingan terhadap pameran sebagai platform strategis bagi perkembangan industri F&B di Indonesia.
Carrie Wang, General Manager Huamo Group (MoreFood Expo), mengatakan pameran ini dirancang agar pengunjung memperoleh manfaat nyata sesuai kebutuhan bisnis mereka.
“Kami ingin MoreFood Expo benar-benar memberi nilai nyata bagi pelaku industri F&B di Indonesia. Di sini, mereka bisa langsung bertemu supplier lokal dan internasional berkualitas dan terkurasi, melihat lebih banyak pilihan, membandingkan secara langsung, dan menemukan opsi yang lebih kompetitif,” ujarnya.
Sementara itu, Royanto Handaya, Presiden Direktur Panorama Media, menilai kebutuhan akses global dalam industri F&B kini semakin nyata.
Baca juga: Belajar Dari Kasus Mama Khas Banjar Pemerintah Dorong Perlindungan UMKM
“Perubahan dalam rantai pasok global mendorong pelaku industri untuk berpikir lebih terbuka dan adaptif. MoreFood Expo hadir di waktu yang sangat tepat sebagai upaya menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.
Bagi pelaku usaha, buyer, maupun pengunjung yang ingin menangkap peluang baru di industri F&B, MoreFood Expo 2026 menjadi agenda penting yang layak dipersiapkan sejak sekarang. Tiket kunjungan sudah dapat diamankan melalui situs resmi morefoodexpo.com/ticket.


