Jakarta, 29 Juni 2026 – Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (UNAS) bekerja sama dengan LPK Global Edukasi Talenta Inkubator (GETI) menyelenggarakan pelatihan peningkatan kompetensi bagi mahasiswa pada Senin, 29 Juni 2026, di Gedung C Kampus Universitas Nasional.
Kegiatan ini diikuti oleh 62 mahasiswa Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Nasional sebagai bagian dari implementasi kerja sama antara Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Nasional dengan LPK GETI dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di era transformasi digital.
Acara dibuka secara resmi dan dihadiri oleh Nursatyo, S.Sos., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA) FISIP Universitas Nasional, Dr. Andi Achdian, M.Si. selaku Ketua Program Studi Sosiologi, serta Dr. Qonita Basalamah selaku Sekretaris Program Studi Sosiologi. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas dan program studi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa melalui kolaborasi dengan dunia industri dan lembaga pelatihan.
Dalam program kerja sama ini, mahasiswa mengikuti tiga bidang pelatihan, yaitu Digital Marketing, Pendamping UMKM, dan Content Creator. Khusus pada bidang Digital Marketing dan Pendamping UMKM, peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti Uji Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga memperoleh pengakuan kompetensi yang diakui secara nasional. Sementara itu, pelatihan Content Creator memberikan pembekalan mengenai strategi penyusunan konten, produksi konten digital, hingga optimalisasi berbagai platform media sosial.
Nursatyo, S.Sos., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (AKA) FISIP Universitas Nasional, menyampaikan bahwa kerja sama dengan LPK GETI merupakan bagian dari komitmen FISIP Universitas Nasional dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kolaborasi dengan LPK GETI, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari Digital Marketing, Pendampingan UMKM, dan Content Creator, sekaligus mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP. Kami berharap pengalaman ini mampu memperluas wawasan, meningkatkan daya saing lulusan, serta mempersiapkan mereka menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di era digital.”
Sementara itu, General Manager LPK GETI sekaligus pemateri Digital Marketing, Rachmat Wirasena Suryo, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah menjadikan kompetensi digital sebagai kebutuhan di hampir seluruh bidang keilmuan.
“Saya senang sekali bisa hadir di sini menyampaikan materi Digital Marketing kepada anak-anak Sosiologi. Mungkin banyak yang bingung, apa hubungannya sosiologi dengan digital marketing? Era sekarang, ilmu Digital Marketing sudah merambah ke lintas jurusan, karena ilmu tersebut akan terpakai untuk mengampanyekan isu-isu sosial di tempat mereka bekerja nantinya. Baik di NGO, di pemerintahan, di program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, maupun di dunia akademik.”
Ia menambahkan bahwa kemampuan memahami masyarakat yang dimiliki lulusan Sosiologi akan semakin bernilai ketika dipadukan dengan keterampilan digital, sehingga mampu merancang kampanye sosial yang efektif, memberdayakan masyarakat, serta mengomunikasikan berbagai program pembangunan kepada publik secara lebih luas.
Kolaborasi antara Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Nasional dan LPK GETI ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam analisis sosial, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang dibutuhkan oleh berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga institusi pendidikan. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus berkontribusi dalam transformasi digital Indonesia.



