30 Negara Berkumpul di Indonesia, Indo Fisheries 2026 Buka Peluang Bisnis dan Investasi Global

Tangerang, 11 Juni 2026 – Industri perikanan dan akuakultur Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif di tengah meningkatnya kebutuhan pangan global dan tuntutan pasar terhadap produk yang berkualitas, aman, serta berkelanjutan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Indo Fisheries 2026 Expo & Forum kembali hadir sebagai ajang internasional yang mempertemukan pelaku industri, pemerintah, akademisi, investor, hingga buyer dari berbagai negara dalam satu platform kolaboratif.

Pameran yang akan berlangsung pada 16–18 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, ini menjadi penyelenggaraan ke-16 dan digelar bersamaan dengan Indo Livestock, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, serta Indo Vet 2026 Expo & Forum. Sebanyak 600 peserta dari 30 negara, didukung oleh 7 paviliun negara, akan berpartisipasi dalam ajang ini yang ditargetkan menarik sekitar 20.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Baca juga: HOMEDEC 2026 Targetkan Transaksi Rp50 Miliar, Jadi Magnet Baru Industri Home Living Indonesia

Menjelang pelaksanaan pameran, PT Napindo Media Ashatama menggelar Press Reception di Jakarta untuk memaparkan kesiapan penyelenggaraan sekaligus menyoroti perkembangan industri perikanan dan akuakultur nasional. Dalam kesempatan tersebut, berbagai pihak menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, kualitas produk, efisiensi rantai pasok, hingga perluasan akses pasar global.

Project Director PT Napindo Media Ashatama, Lisa Rusli, mengatakan bahwa Indo Fisheries 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan teknologi terbaru, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperluas jaringan bisnis, membuka peluang investasi, serta mendorong pertukaran pengetahuan yang dibutuhkan industri dalam menghadapi dinamika pasar global.

“Indo Fisheries hadir sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, asosiasi, dan akademisi dalam satu ruang kolaborasi untuk mendukung pengembangan industri perikanan dan akuakultur nasional. Melalui pameran ini, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang bisnis, investasi, serta mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan daya saing industri Indonesia di tingkat global,” ujar Lisa Rusli.

Penyelenggaraan Indo Fisheries 2026 juga mendapat dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dalam keterangan tertulisnya, Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, menilai bahwa ajang ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna mendorong peningkatan nilai tambah produk, adopsi inovasi, dan pengembangan pasar yang lebih luas.

Selain menghadirkan pameran internasional, Indo Fisheries 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai program unggulan seperti Fisheries Buyers Program, Fisheries Seminar, Fisheries Stage, serta Technical Product Presentation yang menampilkan teknologi terkini di bidang budidaya, pakan, kesehatan ikan, cold storage, hingga pengolahan hasil perikanan. Berbagai program edukatif seperti Happy Hour: Live Cooking Demo dan sosialisasi SDTI (Susu, Daging, Telur, Ikan) juga akan dihadirkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi protein hewani dan pola makan sehat.

Baca juga: Indo Livestock 2026 Targetkan 20.000 Pengunjung, Dorong Transformasi Industri Peternakan Indonesia

Antusiasme terhadap Indo Fisheries 2026 terlihat dari partisipasi berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, China, Denmark, Italia, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Prancis, dan Vietnam. Dukungan internasional tersebut semakin memperkuat posisi pameran ini sebagai salah satu ajang industri perikanan dan akuakultur terbesar di kawasan.

Dengan dukungan lebih dari 50 kementerian, lembaga, asosiasi, dan universitas, PT Napindo Media Ashatama optimistis Indo Fisheries 2026 akan menjadi momentum penting untuk memperkuat investasi, memperluas kolaborasi bisnis, serta mempercepat transformasi industri perikanan dan akuakultur Indonesia menuju ekosistem yang lebih modern, inovatif, dan berdaya saing global.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img