Wamendag Dorong Ekspor Rempah Indonesia Ke Pasar Pakistan

Tangerang, 13 Januari 2026 – Indonesia dan Pakistan memiliki keterikatan historis yang kuat dalam perdagangan rempah-rempah yang berakar pada budaya, kuliner, dan industri tradisional kedua negara. Kedekatan sejarah ini menjadi modal penting untuk memperkuat kerja sama perdagangan bilateral, khususnya di sektor rempah yang hingga kini masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya Putri saat membuka forum business to business (B2B) dengan para importir rempah Pakistan di Karachi, Jumat (9/1). Dalam forum yang dihadiri oleh 10 importir rempah Pakistan tersebut, Wamendag Roro menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu produsen rempah berkualitas tinggi di dunia.

Baca juga: Pertamina Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Legalitas Dan Sertifikasi

Menurut Wamendag Roro, sejarah panjang telah menempatkan Indonesia sebagai pusat perdagangan rempah global. Keunggulan ini didukung oleh kualitas produk, keberagaman jenis rempah, serta keberlanjutan pasokan yang mampu memenuhi kebutuhan pasar internasional. “Bagi Indonesia, Pakistan merupakan pasar yang dinamis dan terus tumbuh dengan permintaan kuat terhadap rempah, baik untuk konsumsi domestik maupun pengolahan berorientasi ekspor. Ini menjadi dasar untuk memperkuat sinergi kedua negara,” ujarnya.

Pada 2024, nilai ekspor rempah Indonesia ke Pakistan tercatat mencapai USD 16,7 juta. Meskipun tren ekspor periode 2020–2024 mengalami penurunan sebesar 2,65 persen, kinerja ekspor menunjukkan sinyal positif. Pada Januari–Oktober 2024, ekspor rempah Indonesia ke Pakistan melonjak signifikan hingga 42 persen. Peningkatan ini didorong oleh naiknya ekspor bunga pala sebesar 100 persen, pala 65 persen, dan cengkih 49 persen.

Saat ini, Indonesia tercatat sebagai pemasok rempah terbesar kelima bagi Pakistan. Kendati demikian, Wamendag Roro menilai peluang peningkatan perdagangan masih sangat terbuka. “Angka ini menunjukkan potensi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Dengan kolaborasi yang lebih erat, kita dapat memperluas pangsa pasar Indonesia sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi kedua negara,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Konsulat Jenderal RI di Karachi telah menyelenggarakan sesi business matching pada 6 Januari 2024. Kegiatan yang digelar secara hibrida ini mempertemukan 10 perusahaan Indonesia dengan delapan importir Pakistan. Kedua belah pihak sepakat menindaklanjuti pertemuan tersebut melalui pengiriman sampel produk sebagai tahap awal kerja sama.

Kunjungan kerja Wamendag Roro ke Karachi semakin menegaskan eratnya hubungan Indonesia dan Pakistan yang telah terjalin lebih dari tujuh dekade, tidak hanya dalam perdagangan tetapi juga diplomasi. Pakistan dinilai sebagai mitra utama Indonesia di Asia Selatan, sementara Indonesia menjadi pintu gerbang Pakistan ke pasar ASEAN yang lebih luas. Fondasi ini menjadi landasan kuat bagi pertumbuhan hubungan ekonomi dan komersial kedua negara.

Asia Selatan, khususnya Pakistan, menawarkan peluang besar bagi eksportir Indonesia. Pakistan mencatat pertumbuhan impor rempah yang positif pada 2023–2024 dengan kenaikan mencapai 34,5 persen. Pemerintah Indonesia pun berkomitmen mendukung kerja sama bisnis antarperusahaan melalui perwakilan perdagangan di luar negeri serta kebijakan yang kondusif.

Baca juga: Kemenperin Fokus Perkuat Manajemen Usaha IKM Fesyen Dan Kriya

Wamendag Roro mengajak importir Pakistan untuk memandang Indonesia bukan sekadar pemasok, melainkan mitra strategis jangka panjang yang mampu menjamin kualitas, stabilitas pasokan, dan diversifikasi rempah. Ia menekankan bahwa kemitraan ekonomi yang kuat dibangun melalui kepercayaan, dialog, dan keterlibatan berkelanjutan.

Antusiasme pelaku usaha Pakistan pun terlihat jelas. Perwakilan Kalodi Group, Ghani Abdullah Kalodi, menyebut Indonesia sebagai mitra yang andal dan strategis. Ia menilai kualitas dan konsistensi pasokan rempah Indonesia membuka peluang kerja sama bisnis jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan pasar Pakistan.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img