Tangerang, 07 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 84 Posko 3 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar program pendampingan pendaftaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke Google Maps di Desa Menur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (26/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi UMKM lokal agar lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari Google maupun aplikasi Google Maps.
Baca juga: UMKM Pertamina Tembus Pasar Jepang di World Expo Osaka
Dengan mengusung tema “Pendataan UMKM Desa Menur ke Google Maps”, para mahasiswa KKN membantu para pelaku usaha mendaftarkan unit bisnis mereka secara digital. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan visibilitas usaha sekaligus mendukung pemasaran daring yang kini menjadi kebutuhan utama di era digital.
“Kami melihat banyak usaha rumahan di Desa Menur yang potensial tetapi belum terlihat secara digital. Dengan adanya pendaftaran ke Google Maps, kami berharap usaha mereka bisa lebih dikenal masyarakat luas,” ujar salah satu anggota KKN.
Program ini mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Tidak sedikit warga yang mengaku terbantu dengan adanya pendampingan teknis, terutama karena tidak semua pelaku UMKM memahami cara mendaftar dan mengelola informasi bisnis di platform digital.
“Dulu orang sering tanya-tanya lokasi warung saya lewat WA, sekarang cukup ketik di Google Maps, langsung muncul. Saya sangat terbantu dan senang,” kata seorang pelaku usaha di Menur.
Selain membantu proses teknis pendaftaran, mahasiswa juga memberikan edukasi tentang manfaat strategis kehadiran UMKM di Google Maps, seperti promosi gratis, peningkatan kepercayaan melalui ulasan pelanggan, hingga kemudahan dalam mengakses informasi jam buka dan lokasi usaha..
Baca juga: Mendag Tegaskan Pentingnya Diplomasi Dagang di Era Konflik
Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi nyata KKN UIN Walisongo dalam mendorong UMKM naik kelas melalui pendekatan teknologi informasi dan komunikasi.
Pendampingan digital ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat literasi digital dan mempercepat transformasi ekonomi desa.
Dengan program ini, UMKM Desa Menur kini lebih siap bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas. Diharapkan, inisiatif serupa dapat ditiru oleh desa-desa lain untuk mempercepat adaptasi digital di sektor usaha mikro.


