Indo Livestock 2026 Targetkan 20.000 Pengunjung, Dorong Transformasi Industri Peternakan Indonesia

Tangerang, 20 Mei 2026 – Menjelang pelaksanaan Indo Livestock, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries 2026 Expo & Forum, PT Napindo Media Ashatama (Napindo) sukses menggelar Technical Meeting bersama peserta pameran, mitra strategis, pengelola venue, serta berbagai pemangku kepentingan industri pada Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam memastikan kesiapan menyeluruh menjelang penyelenggaraan pameran yang akan berlangsung pada 16–18 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.

Baca juga: Dilirik Dunia, Indo Waste & Recycling 2026 Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Masa Depan Hijau Indonesia

Sebagai pionir pameran internasional industri peternakan di Indonesia sejak 2002, Indo Livestock terus menunjukkan konsistensinya sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku industri, pemerintah, akademisi, asosiasi, profesional, investor, hingga inovator global dalam satu ekosistem kolaboratif.

Ajang ini dirancang untuk memperluas peluang bisnis, memperkenalkan inovasi terbaru, berbagi wawasan industri, serta mendorong lahirnya sinergi lintas sektor guna memperkuat daya saing industri peternakan nasional.

Project Director Napindo, Lisa Rusli, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme para peserta dalam mengikuti Technical Meeting sebagai bagian dari kesiapan menuju penyelenggaraan pameran.

Ia menegaskan bahwa Indo Livestock terus berkomitmen menghadirkan pameran kelas dunia sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan industri peternakan Indonesia.

Menurutnya, Technical Meeting ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan optimal dan mampu menghadirkan peluang kolaborasi serta inovasi yang lebih besar bagi berbagai subsektor, mulai dari peternakan unggas dan ruminansia, pakan ternak, pengolahan susu, pertanian, kesehatan hewan, alat kedokteran hewan, hingga perikanan dan akuakultur.

Setelah sesi pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan technical briefing yang dipaparkan oleh Operation Director Napindo, Adhika Arthapaty, yang menekankan kesiapan operasional Napindo dalam menghadirkan pengalaman pameran yang profesional, efektif, dan berkualitas tinggi bagi seluruh exhibitor maupun pengunjung.

Technical Meeting ini juga turut dihadiri oleh perwakilan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian RI, yang menegaskan dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan Indo Livestock 2026.

Pada penyelenggaraan edisi ke-19 ini, Indo Livestock secara resmi dituanrumahi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Ditjen PKH, serta mendapat dukungan dari 33 kementerian, lembaga, dan asosiasi industri terkait.

Tahun ini, Indo Livestock 2026 menargetkan kehadiran lebih dari 600 peserta pameran dari 40 negara dan 20.000 pengunjung profesional selama tiga hari pelaksanaan.

Pengunjung akan disuguhkan beragam inovasi teknologi terkini sekaligus kesempatan memperoleh wawasan langsung dari para pakar industri terkait tren, tantangan, dan strategi pengembangan bisnis peternakan modern.

Baca juga: Bandung Jadi Sorotan, IndoBuildTech Expo 2026 Hadirkan Inovasi Konstruksi Terbesar di Jawa Barat

Tak hanya pameran dan forum diskusi, Indo Livestock 2026 juga menghadirkan berbagai program unggulan seperti Indo Livestock Grand Championship, Youth Farmers Day, serta Sosialisasi SDTI (Susu, Daging, Telur, dan Ikan) yang dikemas melalui bazaar UMKM, aktivitas interaktif, dan talkshow edukatif.

Sebagai salah satu pameran peternakan terbesar karya anak bangsa yang telah dikenal luas di tingkat Asia, Napindo optimistis Indo Livestock 2026 akan menjadi katalis lahirnya kolaborasi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan, sekaligus membuka peluang ekspansi industri peternakan Indonesia menuju pasar global.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img