Terbesar di Indonesia! ARCH:ID 2026 Hadirkan Ratusan Brand dan Arsitek Dunia di ICE BSD

Tangerang, 13 April 2026 — Ajang arsitektur terbesar di Indonesia, ARCH:ID 2026, kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan konsep yang semakin kolaboratif. Diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia bersama CIS Exhibition, pameran ini akan berlangsung pada 23–26 April 2026 di ICE BSD City.

Tahun ini, ARCH:ID menghadirkan total 725 booth dan lebih dari 180 peserta pameran yang menempati area seluas 18.000 meter persegi. Peningkatan skala ini menegaskan posisi ARCH:ID sebagai platform utama bagi industri arsitektur, interior, dan material bangunan di Indonesia.

Baca juga: Target 700 Peserta dari 30 Negara, Indo Water 2026 Kian Perkuat Posisi Global Indonesia

Mengusung tema “Skema Sintesa – Arsitektur Keterlibatan”, ARCH:ID 2026 menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan lingkungan binaan yang berkelanjutan. Kurasi pameran dilakukan oleh arsitek ternama seperti Afwina Kamal, Trianzani Sulshi, dan Dhanie Syawalia.

Lebih dari 60 arsitek lintas generasi, termasuk Andra Matin, turut berkontribusi dalam merancang area pameran seluas 8.090 meter persegi. Kolaborasi ini juga melibatkan berbagai komunitas dan asosiasi profesional untuk menciptakan pengalaman ruang yang lebih bermakna.

Tidak hanya arsitek, pameran ini juga melibatkan berbagai disiplin seperti desainer grafis, lighting designer, hingga arsitek lanskap. Pendekatan ini menjadikan ARCH:ID sebagai ekosistem kreatif yang dinamis dan terbuka.

ARCH:ID 2026 juga menghadirkan International Conference yang terbagi dalam dua forum utama, yaitu The Urban Forum dan The Architectural Forum. Konferensi ini menghadirkan 8 pembicara utama dan total 220 pembicara dari dalam dan luar negeri.

Beberapa nama internasional yang hadir antara lain:

  • Florence Chan
  • Manuelle Gautrand
  • Marina Tabassum
  • Agnes Soh

Dari Indonesia, hadir pula Irene Umar dan Diana Kusumastuti yang membawa perspektif kebijakan dan pembangunan nasional.

Konferensi ini menjadi ruang penting untuk membahas tantangan arsitektur modern, mulai dari isu perkotaan, keberlanjutan, hingga integrasi desain dengan kebijakan publik.

Sebagai pameran Business-to-Business (B2B), ARCH:ID 2026 menjadi wadah strategis untuk peluncuran produk, networking profesional, serta kolaborasi industri. Berbagai kategori produk yang ditampilkan meliputi:

  • Arsitektur berkelanjutan dan energi terbarukan
  • Smart building dan teknologi konstruksi
  • Modular solutions dan BIM (Building Information Modelling)
  • Material bangunan, interior, serta finishing

Pameran ini menargetkan sekitar 31.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan, menjadikannya salah satu event arsitektur terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga: Lebih dari 400 Brand Hadir! FLEI Business Show 2026 Buka Jalan Menuju Sukses Bisnis

Bagi pengunjung yang ingin hadir, registrasi dapat dilakukan melalui situs resmi ARCH:ID. Selain itu, tiket konferensi juga tersedia bagi profesional yang ingin mendapatkan wawasan langsung dari para ahli global.

Dengan konsep kolaboratif, skala besar, dan partisipasi internasional, ARCH:ID 2026 tidak hanya menjadi pameran, tetapi juga pusat pertukaran ide dan inovasi yang membentuk masa depan arsitektur Indonesia.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img