Tangerang, 22 Agustus 2025 — Kelompok Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMM) ADYATAMA dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) aktif menginisiasi program digitalisasi UMKM di Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Program ini bertujuan membantu pelaku usaha di desa mengenal dan memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram Bisnis, sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.
Masih banyak UMKM di desa yang menjalankan usaha secara konvensional tanpa akses digital. Menjawab tantangan tersebut, PMM ADYATAMA memberikan pelatihan dan pendampingan intensif agar para pelaku UMKM bisa mengoptimalkan penggunaan Instagram untuk menjangkau pelanggan lebih luas.
Baca juga: Rahasia Sukses Jualan Sayur Online, Bukti Transformasi Digital
Salah satu contoh keberhasilan program ini adalah pada Toko Bangunan Langgeng Barokah, yang sebelumnya belum memiliki media digital untuk memperkenalkan produk, seperti batako buatan sendiri. Mahasiswa PMM membantu membuat akun Instagram resmi toko tersebut, termasuk mendesain ulang logo, menyusun bio, dan membuat konten awal yang menarik.
Pendampingan tidak hanya berhenti pada pembuatan akun. Para mahasiswa juga mengajarkan pengelolaan konten, cara membalas pesan pelanggan, serta mengintegrasikan Instagram dengan platform digital lain seperti Shopee, Tokopedia, dan WhatsApp Business. Hal ini bertujuan agar pelaku usaha mampu mengelola digitalisasi secara mandiri pasca pendampingan.
Baca juga: AIGIS 2025 Usung Ekosistem Industri Hijau, Dorong Emisi Nol dan Inovasi Berkelanjutan
Setelah akun aktif dan terkelola dengan baik, unggahan produk mulai menarik perhatian warga sekitar dan membuka peluang bisnis yang lebih luas. Pemilik usaha merasa lebih percaya diri menggunakan media sosial sebagai alat promosi yang efektif.
Program digitalisasi UMKM oleh PMM ADYATAMA ini membuktikan bahwa transformasi ekonomi digital di pedesaan bisa diwujudkan dengan pendekatan yang sederhana, bertahap, dan humanis. Harapannya, model ini dapat direplikasi oleh pelaku UMKM lain sehingga membantu menggerakkan ekonomi digital di desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.