UMK Academy Bantu Mandiri Craft Bangkit di Tengah Krisis Global

Tangerang, 21 Maret 2025 – Dinamika global seperti perlambatan ekonomi dan ketegangan geopolitik sempat memberikan tantangan berat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia. Salah satu UMKM yang merasakan dampaknya adalah Mandiri Craft, pengrajin kerajinan berbahan pandan asal Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Pemilik Mandiri Craft, Siti Nurrokhmah, mengungkapkan bahwa sebelum pandemi Covid-19 dan ketegangan politik global, usahanya cukup aktif mengekspor produk ke berbagai negara. Namun, pada tahun 2022, aktivitas ekspor harus terhenti karena kondisi global yang tidak menentu. Bisnisnya pun nyaris berhenti total, padahal Mandiri Craft masih mempekerjakan banyak orang termasuk tiga penyandang disabilitas.

Baca juga: KUR 2025 Sasar 2 Juta Debitur Baru Tanpa Ribet Agunan

“Pada 2022, kami tidak lagi melakukan ekspor. Bisnis juga hampir terhenti, tapi kami berusaha bertahan terutama karena juga masih mempekerjakan banyak orang termasuk 3 orang penyandang disabilitas,” ujar Siti.

Melihat kondisi ini, PT Pertamina (Persero) melalui program UMK Academy memberikan dukungan penuh. Mandiri Craft mendapatkan pendampingan usaha, pelatihan strategi ekspor, hingga hibah teknologi berupa mesin jahit, bor listrik, laptop, dan bahan finishing. Berkat keuletannya, Mandiri Craft berhasil menjadi Champion UMK Academy 2024.

“Dengan hibah teknologi dari Pertamina, semangat kami bangkit lagi. Program UMK Academy benar-benar membantu usaha saya yang hampir tutup untuk berproduksi bahkan mengekspor kembali,” tambah Siti Nurrokhmah.

Kini, Mandiri Craft tidak hanya pulih, tapi juga sukses menembus pasar internasional. Produk kerajinan pandan Mandiri Craft telah diekspor ke Turki, China, Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan Brazil.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan bahwa UMK Academy dirancang untuk membekali UMKM dengan strategi adaptif menghadapi tantangan global. Program ini meliputi pelatihan digital marketing, pengembangan bisnis, hingga strategi ekspor berkelanjutan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Kami ingin UMKM seperti Mandiri Craft terus tumbuh, mandiri, dan berdaya saing global,” ungkap Fadjar.

Baca juga: Produk Lokal Babel Makin Diminati di Bazar Ramadhan 2025

Dukungan ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi rakyat. Selain itu, Pertamina terus berkomitmen pada target net zero emission 2060 melalui program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG).

Keberhasilan Mandiri Craft menjadi inspirasi bahwa UMKM Indonesia mampu bangkit dan berjaya di pasar dunia dengan dukungan yang tepat.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img