Tangerang, 5 Januari 2026 – Dalam semangat memperingati Hari Desa Nasional yang jatuh pada 15 Januari 2026, diselenggarakan Festival YouTuber Desa 2026, sebuah gerakan besar yang bertujuan mencetak agen komunikasi dari desa dengan memanfaatkan platform digital, khususnya YouTube. Festival ini menjadi bagian dari gerakan nasional bertema “Bangun Desa, Bangun Indonesia”, yang mendorong pemuda desa agar berperan aktif membangun daerahnya melalui konten digital yang inspiratif dan berdampak.
Festival YouTuber Desa tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran dan kolaborasi kreatif. Melalui program ini, peserta diajak menciptakan konten terbaik dengan mengangkat satu atau lebih tema dari 12 Rencana Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, yang mencakup aspek sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, hingga pengembangan potensi lokal.
Baca juga: UMKM Tangerang Selatan Dapat Pendampingan Laporan Keuangan Dari PKN STAN
Kegiatan ini dibuka secara open call mulai 10 November 2025, diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta kemudian mengikuti pelatihan intensif pada 27 dan 28 November 2025, yang menghadirkan mentor profesional untuk membekali mereka dengan keterampilan pengembangan ide, teknik produksi video, dan strategi distribusi konten digital. Pendaftaran resmi ditutup pada 25 Desember 2025, dan seluruh karya yang masuk dinilai melalui proses penjurian ketat yang berlangsung dalam empat tahapan mulai dari penilaian internal, instruktur, hingga dewan juri utama yang melibatkan Menteri Desa.
Dalam acara puncak di Boyolali yang juga menjadi bagian dari perayaan Hari Desa Nasional 2026, diumumkan para pemenang Festival YouTuber Desa 2026. Adapun pemenang festival tahun ini yaitu Ardi Darmawan dengan kanal Sentir Indonesia yang berhasil meraih Juara Pertama, disusul oleh Sifa Maulida dengan Maulida Vlog sebagai Juara Kedua, dan Aji Prasetyo melalui karya Fusena yang menempati posisi Juara Ketiga. Sementara itu, penghargaan Pendatang Baru Terbaik diberikan kepada Suyantok dari BUMDes Simodjojo Makmur, yang dinilai memiliki bakat besar dan konsistensi dalam mengangkat potensi desa melalui konten digital yang inspiratif dan autentik.
Baca juga: Bea Cukai Dorong Penguatan Kapasitas UMKM Menuju Ekspor
Karya para pemenang dinilai tidak hanya dari segi kreativitas dan kualitas produksi, tetapi juga dari dampaknya terhadap penguatan potensi desa dan pemberdayaan masyarakat. Festival ini diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem kreator desa yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran generasi muda desa sebagai agen perubahan dalam membangun Indonesia dari akar rumput. Dengan semangat “Bangun Desa, Bangun Indonesia”, YouTuber desa kini tidak hanya menjadi pembuat konten tetapi juga penggerak perubahan bagi kemajuan bangsa.


