Ekspor Jayapura Naik 700 Persen di Awal Tahun 2025

Tangerang, 20 Maret 2025 – Aktivitas ekspor dari Jayapura ke Papua Nugini mencatat lonjakan signifikan sepanjang Januari hingga Februari 2025. Berdasarkan data resmi dari Kantor Bea Cukai Jayapura, nilai ekspor pada Januari 2025 mencapai Rp3,49 miliar, meningkat drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp914 juta.

Tidak hanya berhenti di Januari, tren positif ini terus berlanjut pada Februari 2025. Total nilai ekspor tercatat menembus Rp6,15 miliar, melonjak hingga 735% dibandingkan Februari 2024 yang hanya mencatatkan nilai Rp736 juta.

Baca juga: UMKM Naik Kelas Lewat Program Asistensi Bea Cukai

Kepala Kantor Bea Cukai Jayapura, Adeltus Lolok, mengungkapkan bahwa peningkatan aktivitas ekspor ini merupakan hasil dari berbagai upaya edukasi yang dilakukan Bea Cukai Jayapura kepada para pelaku usaha lokal. Program edukasi ini bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat mengenai peluang besar yang ada di sektor ekspor, terutama untuk pasar Papua Nugini.

“Jumlah ekspor meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kami terus mengedukasi masyarakat bahwa peluang ekspor terbuka lebar. Siapa saja bisa menjadi eksportir selama memiliki kemauan untuk belajar,” ujar Adeltus.

Saat ini, seluruh aktivitas ekspor dari Jayapura masih dilakukan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw dengan tujuan utama Papua Nugini. Mayoritas barang yang diekspor adalah kebutuhan rumah tangga. Adeltus berharap para eksportir ke depannya dapat lebih aktif memperluas jejaring bisnis mereka di Papua Nugini untuk mendorong pertumbuhan ekspor yang lebih berkelanjutan.

Baca juga: Strategi UMKM BISA Ekspor Capai Target Ekonomi 8 Persen

Selain itu, Adeltus menegaskan bahwa pelayanan kepabeanan dan pengawasan Bea Cukai Jayapura tetap berjalan optimal selama bulan Ramadan. Tidak ada perubahan signifikan pada proses pelayanan, hanya dilakukan penyesuaian jam operasional. Pengawasan ketat juga terus dilakukan, khususnya terhadap peredaran narkotika jenis ganja yang sering diselundupkan dari Papua Nugini.

“Pelayanan dan pengawasan berjalan normal Senin hingga Jumat. Layanan pada Sabtu dan Minggu hanya diberikan jika ada kondisi darurat. Pengawasan terhadap narkotika adalah prioritas kami sepanjang waktu,” tutupnya.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img