Tangerang, 11 April 2026 — Memasuki usia ke-25 serta penyelenggaraan yang ke-20, Indo Water Expo & Forum 2026 semakin menegaskan posisinya sebagai ajang terdepan bagi industri air dan air limbah di Indonesia. Diselenggarakan oleh PT Napindo Media Ashatama, pameran ini menjadi platform strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, perusahaan air dan sanitasi, konsultan, hingga para ahli dalam satu ruang kolaboratif.
Dalam beberapa tahun terakhir, isu keberlanjutan (sustainability) semakin menjadi fokus utama di berbagai sektor industri. Sejalan dengan kebijakan pemerintah, Indonesia terus memperkuat perannya sebagai bagian dari solusi global melalui pendekatan berbasis lingkungan. Keberlanjutan kini tidak lagi sekadar kewajiban, melainkan fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri sekaligus mendorong inovasi.
Baca juga: Kemendag Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Export Coaching Program
Namun, implementasi praktik sustainability di sektor bisnis Indonesia masih terus berkembang. Hal ini membuka peluang besar bagi kolaborasi lintas sektor dan pertukaran pengetahuan guna menghadirkan solusi yang lebih aplikatif dan berdampak nyata. Menjawab kebutuhan tersebut, Indo Water 2026 turut berpartisipasi dalam FOKAL (Forum Akademisi dan Aktivis Lingkungan) yang diselenggarakan oleh IATL-ITB.
Keterlibatan ini menjadi bagian dari rangkaian pra-acara menuju Indo Water 2026 yang akan digelar pada 11–13 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran. Melalui forum tersebut, Indo Water memperluas engagement dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, komunitas, industri, hingga pembuat kebijakan.
Selain itu, kolaborasi strategis dengan IATL-ITB juga diwujudkan melalui penyelenggaraan Indonesia International Water Forum 2026 yang akan menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Forum ini diharapkan mampu menghadirkan diskusi global yang konstruktif, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan solusi nyata untuk menghadapi tantangan sektor air, limbah, dan perubahan iklim.
Menurut Samuel Octaviano, Senior Sales Manager PT Napindo Media Ashatama, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan solusi yang relevan. Ia menegaskan bahwa sejak 2001, Indo Water telah berkembang menjadi salah satu platform penting dalam mendukung pertumbuhan industri air dan limbah di Indonesia, sekaligus membuka akses terhadap inovasi terbaru.
Sebagai pameran pionir, Indo Water juga berperan dalam mempercepat adopsi teknologi serta memperkuat ekosistem industri yang lebih adaptif. Pada penyelenggaraan sebelumnya di tahun 2025, acara ini mencatat pencapaian signifikan dengan luas area pameran mencapai 15.888 meter persegi serta diikuti oleh 620 peserta dari 26 negara. Tahun ini, targetnya meningkat menjadi 700 peserta dari 30 negara dengan lebih dari 17.000 pengunjung selama tiga hari pameran.
Baca juga:Lebih dari 400 Brand Hadir! FLEI Business Show 2026 Buka Jalan Menuju Sukses Bisnis
Indo Water 2026 akan diselenggarakan bersamaan dengan berbagai pameran lainnya seperti Indo Waste & Recycling Expo 2026, Indo Renergy & Electric Expo 2026, Indo Security Expo 2026, Indo Firex Expo 2026, serta Indonesia International Smart City Expo & Forum 2026.
Dengan sinergi yang kuat antara berbagai sektor, Indo Water 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga katalisator dalam mendorong transformasi industri menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Bagi para pelaku industri, akademisi, maupun pembuat kebijakan, ajang ini menjadi kesempatan penting untuk membangun koneksi, bertukar ide, serta menciptakan solusi inovatif demi keberlanjutan sektor air di Indonesia dan dunia.


