Kemendag Fasilitasi Pelaku Usaha Tembus Pasar Ekspor Enam Negara Mitra

Tangerang, 19 Januari 2026 – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memperkuat upaya perluasan pasar ekspor bagi produk-produk unggulan Indonesia. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan kegiatan jejaring bisnis (business networking) yang mempertemukan langsung pelaku usaha nasional dengan perwakilan negara mitra. Kegiatan ini digelar pada Kamis (15/1) di Ruang Permanent Trade Exhibition (PTE) Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Jejaring bisnis tersebut mempertemukan empat pelaku usaha Indonesia dengan perwakilan kedutaan besar dari enam negara mitra, yaitu Yordania, Nigeria, Pakistan, Amerika Serikat, Sudan, dan Iran. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag, dengan tujuan memperluas akses pasar ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Baca juga: Kemenperin Optimistis Industri Manufaktur Terus Tumbuh pada 2026

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menegaskan bahwa kegiatan jejaring bisnis ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendampingi pelaku usaha nasional. Menurutnya, fasilitasi yang berkelanjutan sangat penting agar eksportir Indonesia mampu beradaptasi dengan dinamika pasar internasional. “Melalui penyelenggaraan kegiatan jejaring bisnis ini, Kemendag menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memfasilitasi para pelaku usaha nasional agar mampu bersaing di pasar global serta meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Fajarini.

Empat perusahaan unggulan Indonesia yang berpartisipasi dalam kegiatan ini memaparkan potensi produk yang telah memenuhi standar global. PT Herisa Dwi Sejahtera, misalnya, memperkenalkan produk turunan kelapa premium seperti briket dan kelapa parut kering (dessicated coconut) yang telah menembus pasar Eropa hingga Timur Tengah. Sementara itu, Moonbizt Oathentic.id mempresentasikan produk makanan sehat berbasis nabati yang dikembangkan bersama petani lokal di Bandung dan Bali.

PT Victoria Care Indonesia Tbk turut menampilkan produk perawatan diri melalui merek Herborist dan Miranda yang telah diekspor ke berbagai negara di kawasan Asia. Adapun PT Mula Dravya Nusantara mempromosikan biji kopi Arabika dan Robusta pilihan yang bersumber langsung dari petani di Lampung dan Jawa Barat, yang dinilai memiliki potensi besar untuk pasar internasional.

Kegiatan jejaring bisnis ini dibuka dan dimoderatori oleh Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Wicaksono Putro. Ia menyampaikan bahwa forum ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat konektivitas antara pelaku usaha nasional dengan pasar global. Melalui dialog langsung, eksportir Indonesia dapat memahami karakteristik pasar, kebutuhan konsumen, serta regulasi di negara tujuan ekspor. “Melalui forum ini, eksportir Indonesia dapat mempresentasikan produk unggulannya secara langsung sekaligus memperoleh masukan mengenai karakteristik dan regulasi pasar negara tujuan,” tutur Bayu.

Baca juga: Pemkot Surabaya Dorong Digitalisasi Koperasi UMKM Lewat Kolaborasi Internasional

Dari sesi diskusi, para diplomat negara mitra memberikan sejumlah masukan strategis, khususnya terkait peluang ekspansi ke pasar Afrika, Amerika, dan Timur Tengah. Mereka menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi teknis produk makanan dan minuman, terutama untuk memasuki pasar Yordania. Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk menjalin komunikasi aktif dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) serta mengembangkan variasi produk guna mempermudah penetrasi pasar global.

Perwakilan pelaku usaha pun menyambut positif kegiatan ini. Ivan, perwakilan Moonbizt, mengapresiasi Kemendag dan Inaexport atas fasilitasi jejaring bisnis yang diberikan. Hal senada disampaikan Laurentia dari PT Victoria Care Indonesia Tbk yang menilai forum ini membuka peluang kerja sama internasional secara lebih konkret. Dengan kegiatan seperti ini, Kemendag berharap ekspor Indonesia dapat terus tumbuh dan semakin berdaya saing di kancah global.

Latest articles

spot_imgspot_img

Related articles

spot_img